Sabtu pagi yang cerah sebenarnya cocok untuk memulai aktivitas seperti yang sempat Dharren dan Disti rencanakan, yaitu berkunjung ke rumah eyang Nino di Kebayoran. Rencana awal mereka sebenarnya adalah datang lebih pagi ke Kebayoran untuk mengunjungi Ina. Namun, Ina sudah lebih dulu punya janji makan siang bersama Papa dan adiknya. Sementara itu, Mama Dea dan Papa Azki yang semula berencana tiba pagi - pagi dari Bandung, juga harus menunda keberangkatan karena Pak Azki ada kegiatan mendadak. Akhirnya, semua sepakat baru akan bertemu menjelang sore. "Ya sudah, berarti kita santai dulu di sini," ujar Dharren sambil melirik istrinya yang sedang merapikan rambut dan mengoleskan tabir surya pada wajahnya. Disti yang baru selesai mengoleskan tabir surya diwajahnya mengangguk. "Santai? Kalau g

