Mulai Berani Melangkah

2739 Words

Mereka bersaudara, sepupuan, tapi sudah level tertinggi, rasa sahabat juga. Gaby tahu hampir semua fase hidup Disti walaupun mereka pernah berpisah beberapa tahun, termasuk luka - luka yang tak pernah Disti tunjukkan pada dunia. Bahkan pada orang tuanya sendiri, Disti menyimpan semuanya dalam diam. Maka ketika pagi ini Disti menelepon Gaby dengan suara pelan dan getir, Gaby langsung tahu ini bukan hanya soal iseng mau main ke rumahnya atau ingin mengobrol biasa, ini serius dan penting. Pukul sepuluh pagi Disti sudah tiba di rumah Gaby. Jarak rumah mereka memang tak jauh, tak sampai tiga puluh menit meski jalanan sedang padat. Disti datang dengan wajah lelah, nyaris tanpa riasan, dan matanya sedikit sembab seperti baru saja menangis, entah beberapa jam yang lalu.. Rumah Gaby tidak besar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD