Siang itu, cahaya matahari menyelinap lembut melalui kisi - kisi jendela kaca restoran di bilangan Senayan yang tenang dan elegan. Restoran itu tidak ramai, tetapi tak pernah sepi dari kesan eksklusif. Lantunan musik instrumental pelan terdengar dari pengeras suara tersembunyi di sudut ruangan, menambah kehangatan siang yang perlahan menguap dari luar. Aroma sedap dari dapur terbuka berpadu dengan harum kayu manis dari diffuser yang tersembunyi di balik pot tanaman sudut ruangan. Tempat itu bukan pilihan sembarangan. Ina sudah pernah makan disini sama papanya dan juga tante Yasmin waktu dia pulang dari Bandung dulu, tepatnya awal tragedi papanya dan tante Yasmin. Tapi bukan hendak mengenang memorinya makanya Ina memilih tempat ini lagi, tapi karena ia suka suasananya. Tadinya sempat terpi

