Rencana melahirkan bayi mereka yang seharusnya masih lima hari lagi, ternyata harus dipercepat. Siang itu, saat pemeriksaan rutin, tensi Disti tiba - tiba naik cukup signifikan. Setelah dicek ulang oleh dokter kandungan, Disti langsung diminta masuk ke kamar perawatan tanpa sempat pulang terlebih dahulu. Dokter menjelaskan bahwa usia kandungan Disti sudah cukup bulan, sehingga jika bayi lahir hari ini pun tidak tergolong prematur. Yang lebih dikhawatirkan justru kondisi Disti sendiri, karena tekanan darah yang tinggi bisa berisiko pada dirinya maupun bayi. Jika dalam beberapa jam tensinya tidak turun, kemungkinan besar persalinan akan segera dilakukan dengan operasi caesar. Mendengar penjelasan itu, Dharren segera mengabarkan keluarga melalui grup w******p. Ia juga menelepon Mama Noni un

