Circle Mama Ina

1446 Words

Pagi itu udara di kompleks apartemen terasa segar. Matahari belum terlalu tinggi, sinarnya lembut menembus sela pepohonan yang berjajar rapi di sepanjang jalur pedestrian. Udara pagi Singapura yang bersih membuat siapa pun ingin berlama - lama di luar rumah. Uncle Adam berjalan santai, tangannya berayun pelan. Di sebelah kirinya, dua pria muda menemaninya, Tommy yang sedang mendorong stroller Rajasa dan Dhannis yang kali ini lebih banyak tersenyum melihat tingkah adik iparnya. Sesekali mereka menyapa tetangga yang berolahraga, ada yang bersepeda, ada juga yang jogging sambil membawa anjing kecil. "Lama tak jalan pagi begini, rasa badan jadi segar," ujar Uncle Adam sambil menarik napas panjang. Tommy menoleh ke Dhannis, matanya berkilat nakal. "Kalau abang Dhannis tiap pagi begini, confi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD