Sabtu pagi, matahari baru naik, tapi Yasmin sudah berdiri di depan cermin panjang di kamarnya, mematut diri dalam balutan gaun selutut warna krem muda yang lembut membalut tubuhnya. Rambutnya disisir ke samping, tergerai santai namun tertata sempurna. Ia menambahkan anting kecil berbentuk tetesan air, lalu melirik jam tangan mungilnya. Pukul sepuluh lebih lima menit. Ia harus pergi sekarang jika ingin segalanya berjalan sesuai rencana. Tadi sebenarnya Yasmin sudah janjian dengan Andra lebih pagi lagi, tapi karena Adel masih di rumah, Yasmin tidak bisa bergerak. Walaupun mereka masih dalam mode diam - diaman, tapi Yasmin tetap menjaga pergerakannya agar tidak dicurigai oleh anaknya sendiri. "Darsih, Saya mau ke mall dulu ya. Hari ini saya nggak makan di rumah, nanti kamu tanya Adel aja dia

