Ruang keluarga yang semula tegang kini terasa lebih hangat. Senyum lembut Oma Widya belum juga pudar ketika pertanyaan itu meluncur dari bibirnya. “Jadi … kapan kalian mau menikah?” tanyanya sambil menatap bergantian pada Yanna dan Darius, dengan sorot mata seorang ibu yang penuh kasih. Yanna yang masih duduk bersisian dengan Darius sontak tertunduk. Pipi mungilnya memanas, seolah ditelanjangi oleh tatapan penuh cinta dari calon mertua. Tangannya yang sejak tadi digenggam Darius terasa semakin bergetar. Hatinya berdebar kencang, campuran malu, ragu, sekaligus bahagia. Sementara Yanna terdiam, Darius justru dengan mantap membuka suara. Pria berusia 39 tahun itu menatap ibunya lekat-lekat, nada suaranya tenang namun penuh ketegasan. “Bu … aku ingin menikahi Yanna setelah masa iddahnya se

