Bab 128. Kedatangan Tamu Tidak Diundang

1313 Words

Beberapa menit kemudian, dua MUA masuk membawa koper besar. Mereka mulai bekerja, mendandani Yanna dengan riasan lembut—foundation tipis, blush peach, lipstik nude, dan sentuhan shimmer di kelopak mata. Indira menatap kagum. “Astaga, Mbak … kamu cantik banget. Beneran kayak bidadari.” Yanna tersipu. “Kamu aja yang lebay.” “Nggak, serius. Lihat aja nanti ekspresi Om Darius.” Setelah dua jam, dandanan selesai. Yanna mengenakan dress panjang brukat biru laut dengan selendang lembut yang menutupi kepalanya. Perutnya yang mulai membuncit justru membuatnya tampak anggun. Di luar, musik shalawat mulai terdengar lembut. Tenda putih-silver sudah berdiri megah di halaman rumah Oma Widya. Para ibu-ibu pengajian, karyawan perusahaan Darius, dan anak-anak yatim yang diundang duduk rapi di kursi.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD