SEASON 2 // Bab 89

2207 Words

“Hmmm,” Gavin tersenyum kembali pada Laura, lalu melangkah perlahan menghampirinya dan berdiri tepat di sampingnya. “Mas Gavin kok tumben, jam segini udah pulang? Emang enggak lembuuuur?” tanya Laura sambil tersenyum lebar, matanya berbinar karena saking senangnya. “Memangnya kenapaa, hem? Istri Mas enggak seneng ya, kalau Mas-nya pulang cepet?” goda Gavin sambil mencubit gemas hidungnya. Laura tertawa kecil, lalu langsung memeluk pinggang Gavin erat-erat, seperti anak kecil yang menemukan mainan favoritnya. “Seneng dooong, Mas Gavin. Laura tuh seneng banget kalau Mas pulang cepet,” rengeknya manja, tanpa sadar bahwa di hadapannya kini berdiri Sania—yang menatapnya dengan wajah datar, tapi mata yang menyala dingin. Sania menggigit bibir bawahnya pelan. “Ih, sengaja banget ya, Lau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD