SEASON 4 // BAB 127

2231 Words

Di tempat yang berbeda… Di rumah Alif, Bandung. Malam semakin larut. Keheningan menyelimuti seluruh rumah, hanya suara jam dinding yang sesekali terdengar memecah sunyi. Namun di dalam kamar— Rara masih belum juga bisa memejamkan mata. Ia duduk terdiam di atas tempat tidur, menatap kosong ke arah depan. Pikirannya terus berputar, mengingat kembali kejadian yang baru saja terjadi antara dirinya dan Alif. Setiap detik yang terlewat terasa begitu panjang. Rasa bersalah. Takut. Bingung. Semua bercampur menjadi satu di dalam dadanya. Rara menghela napas pelan, mencoba menenangkan dirinya. Namun bayangan wajah Alif yang penuh kekecewaan saat keluar dari kamar tadi terus terlintas di pikirannya. Ia menggigit bibirnya pelan. Namun tiba-tiba sesuatu terlintas di kepalany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD