SEASON 2 // Bab 48

1815 Words

Beberapa jam kemudian… Di kantor Gavin. “Emmm, kasiiiaaaan…” Gavin yang sedang sibuk di balik meja kerjanya tak bisa fokus terlalu lama. Beberapa kali ia berdiri dan menghampiri Laura yang sedang berbaring lesu di sofa samping mejanya. Ia sengaja mengajak Laura ke kantor, agar istrinya itu bisa beristirahat sekaligus menemaninya bekerja. “Mau makan? Lapeeer?” tanyanya pelan, penuh kelembutan, sambil membelai wajah cantik istrinya. Laura hanya menggeleng kecil, bibirnya manyun, mata sayunya masih menyimpan kesedihan mengingat kejadian di kampus tadi. “Enggak… nggak mau,” jawabnya singkat, masih cemberut. Gavin tersenyum sabar, lalu mengusap lembut rambutnya. “Udah, sayang… jangan dipikirin lagi, ya.” Ia kemudian duduk di sampingnya, menatap penuh kasih. “Nanti kamu sakit kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD