Honey, Bee

1887 Words

Setelah berfikir dan bergulat dengan nuraninya cukup lama akhirnya Ziont membuka suara. “Emang mau manggil apa?” tanyanya masih ketus. “Hmm…” Zoya berfikir sejenak. “Apa?” Rasa penasaran Ziont semakin menjadi. “Aku manggil kamu, Bee aja ya, biar kayak anak muda yang pacaran zaman now. Kamu manggil aku Honey aja, gimana?” Wajah berseri-seri sang istri mampu meluluh lantakkan tembok tinggi yang mencoba dia ciptakan saat ini. “Hmm…ide bagus..,” Zoya memperhatikan wajah sang suami. “Kamu suka gak?” Ziont mengangguk seperti anak kecil, dan dengan sedikit genit dia mencubit pipi sang istri. “Haii…Honey…” Tak hanya Ziont yang seperti remaja baru saja jatuh cinta, Zoya juga bersikap yang sama. Dengan wajah malu-malu dia menjawab. “Haii…Bee…” “Han…” “Bee…” “Love You, Han…” “Love Y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD