Zidan Arthur Livingston

1731 Words

Satu bulan setelah acara resepsi. Pagi itu di rumah besar milik tuan Swan baru saja kedatangan tamu yang juga putra dari tuan Swan dan juga merupakan adik dari Ziont yang sedang menyelesaikan kuliah di luar negeri. “Pah, sepertinya bulan depan, Jackson mau ngelamar Willow. Kami sudah sepakat untuk menikah terlebih dahulu sambil menyelesaikan kuliah…” ucap Zidan sembari menyeruput kopi di tangannya dengan tatapan menatap penuh ke arah tuan Swan yang duduk tepat di hadapannya. Pandangan tuan Swan tampak dingin. “Kamu mau menikah? Mau kamu kasih makan apa istri kamu sementara kamu belum bekerja? Gimana kalau istri kamu hamil?” suara dingin tuan Swan seiring dengan suaranya. “Jackson bisa bekerja di salah satu perusahaan papa…” suara Zidan bergetar menahan kemarahan senyumnya kecut. “Kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD