Wajah cantik Zoya tampak berseri-seri mendengar kabar bahagia yang di bawa oleh wanita yang tampak cantik, anggun berkelas itu. “Semua tergantung mas Ziont, Ma.” “Yasudah mama panggil dia, ya?” Tampak WIndy meraih ponsel dan menghubungi sang putera yang terdengar tengah bermain dengan sang putera. “Ziont. Kamu turun dan mama tunggu di taman.” Tegas suara Windy memang terdengar menyeramkan, tentu saja hal itu akan membuat lawan bicaranya ketakutan, “Ziont mau turun, tuh. Kamu pura-pura memasang wajah sedih. Biar dia panik, mama juga mau tahu seberapa effort Ziont buat perjuangin restu mama demi kamu…” ucap wanita cantik yang masih terlihat segar bahkan tidak nampak jika dirinya telah memiliki anak kepala tiga lebih. “Kasian, mas Ziont, Ma. Dia udah sering Zoya perlakukan tidak baik ke

