Bab 116

2392 Words

Pagi yang cerah di New York, matahari baru saja menembus jendela ruang praktek dokter kandungan. Alden dan Cassandra memasuki ruang konsultasi dengan langkah mantap. Cassandra duduk di kursi pasien, menatap Alden dengan mata penuh harap, sementara Alden menepuk tangan istrinya lembut sebagai dukungan. “Dokter… sekarang Cassandra sudah sepenuhnya sembuh. Kami ingin bertanya kapan kami bisa mulai program kehamilan lagi,” ucap Alden lembut, matanya tak lepas dari wajah istrinya. Dokter wanita berusia empat puluh tahunan itu tersenyum ramah, menatap pasangan muda itu. “Baik, pertama-tama selamat ya, Cassandra. Kamu sudah melalui masa yang sulit, tapi sekarang tubuhmu sudah pulih sepenuhnya. Untuk memulai program kehamilan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” ucap dokter itu dengan nad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD