Setibanya di London, Albert turun dari mobil mewah dengan Valentina yang tertidur pulas di pelukannya. Kiara berdiri di sampingnya, masih merasa sedikit gugup dan ragu. Suasana asing di kota ini membuat hatinya campur aduk. Namun ia berusaha tersenyum untuk putrinya. Albert menatap Kiara, matanya lembut tapi tegas. “Tenang saja, Kiara. Kita di sini hanya sementara. Aku sudah menyiapkan semuanya. Tidak ada yang perlu kau khawatirkan. Semua untuk Valentina dan dirimu.” Kiara mengangguk, menahan rasa rindu yang sudah mulai membuncah di dadanya. “Baik, Albert… tapi aku tetap merasa… jauh dari New York, jauh dari Alden…” suaranya serak, hampir menangis. Albert menggenggam tangan Kiara erat, menyentuh pergelangan tangannya dengan lembut. “Aku mengerti. Tapi ini untuk keselamatanmu. Untuk kete

