Bab 202

2864 Words

Begitu tiba di Jepang, angin sejuk negeri sakura itu langsung menyambut kedatangan mereka bertiga. Bandara yang megah, para petugas yang membungkuk sopan, dan suasana yang teratur membuat Kiara langsung merasa sangat nyaman sejak melangkahkan kaki ke luar dari pesawat. Valentina yang berada di gendongan Kiara tampak begitu bersemangat melihat lampu-lampu terang dan boneka-boneka lucu yang terpajang di toko bandara. Sementara Albert, seperti biasa, berjalan dengan tubuh tegap dan aura berkuasa, memastikan semua proses berjalan sempurna—mulai dari koper, transportasi, hingga keamanan mereka. Limusin hitam panjang sudah menunggu di pintu keluar, dan para staf hotel yang ternyata sengaja dikirim oleh pihak manajemen pun menyambut mereka dengan senyum ramah. Hotel tersebut adalah hotel paling

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD