Bab 252

2601 Words

Albert berdiri di ambang pintu kamar Valentina, menatap putrinya yang tertidur pulas. Cahaya lampu malam memantul lembut di wajah kecil Valentina, membuat bibirnya yang mungil terlihat manis, pipinya memerah pelan akibat seharian bermain di pantai. Di sampingnya, Jeje juga tertidur dengan damai, tubuh kecilnya meringkuk, bulunya yang lembut berkilau diterpa cahaya lampu, ekornya sesekali bergerak perlahan. Albert tersenyum hangat, menunduk dan membisikkan lembut, “Kalian berdua pasti sangat lelah hari ini. Main di pantai seharian memang melelahkan, ya?” Valentina yang tidur di bawah selimut tipis, memeluk Jeje erat, wajahnya tetap tenang dalam tidur. Jeje menempelkan kepala di pangkuan Valentina, napasnya teratur, seolah ikut merasakan kedamaian dan kehangatan majikannya. Albert melangk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD