Bab 174

1946 Words

Ketika Kiara terbangun karena suara ponsel Albert yang berdering keras, kamar hotel masih redup dengan lampu tidur yang menyala pelan. Ia mengerjapkan mata beberapa kali, lalu menoleh pada layar ponsel yang terus bergetar. Nama yang tertera adalah Cassandra. Kiara langsung mengangkat panggilan itu. “Halo, Cass? Ada apa? Kok terdengar ramai sekali?” Di seberang sana, suara Cassandra terdengar panik. “Mommy… tolong… Valentina tidak mau berhenti menangis. Dari tadi dia mencari Mommy. Sudah kuberi s**u, sudah kugendong, tapi tetap menangis terus. Bisa Mommy dan Daddy datang sekarang? Dia tidak bisa tenang.” Kiara langsung bangkit dari tempat tidur. “Astaga… Cass, baiklah. Mommy segera ke sana. Jangan panik ya.” Panggilan terputus, dan Kiara buru–buru menepuk bahu suaminya. “Albert… bangun.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD