“Aku nggak ditegur mamamu.” Dewa terkekeh mendengar curahan hati singkat dari Reno. Pandangannya lalu beralih ke Maria yang sedang memangku Dewi, duduk seorang diri. Jika mengikuti egonya, Maria mungkin enggan menghadiri pernikahan Reno dan Lita. Namun, karena Tiara adalah besannya, wanita itu akhirnya memutuskan untuk datang ke hotel dan menyaksikan acara tersebut. “Nggak usah diambil hati,” ujar Dewa menyemangati. “Mama masih ngambek. Nanti juga baik-baik sendiri.” Reno pun ikut terkekeh. Sebenarnya, ia juga tidak pernah mau pusing dengan sikap Maria padanya. Wanita itu mau datang saja, Reno sudah sangat bersyukur dan menghargainya. “Memangnya kapan aku pernah ambil hati,” kata Reno membuang napas besar dan kembali menatap koridor yang memisahkan ruang tamu dan kamar pengantinnya.

