Mansion Keluarga Ludwig pagi itu diselimuti oleh kabut tipis yang menggantung di atas taman-taman yang dipangkas dengan presisi militer. Di dalam ruang makan yang luas, keheningan terasa begitu berat, seolah-olah udara itu sendiri telah berubah menjadi kristal yang bisa pecah hanya dengan satu tarikan napas yang salah. Hayes duduk di kepala meja, sosoknya yang tegak memancarkan aura otoritas yang tak tergoyahkan, bahkan dalam balutan kemeja rumah sutra berwarna abu-abu arang. Di hadapannya, Axel duduk dengan tenang, terlalu tenang, mengaduk kopinya dengan gerakan ritmis yang nyaris mekanis. Hayes bukan hanya seorang pengusaha sukses; dia adalah seorang pemangsa yang telah menghabiskan puluhan tahun mempelajari bahasa tubuh lawan bicaranya di ruang rapat yang paling kejam. Baginya, setia

