(++) Ketegangan yang Tak Tertahankan.

1084 Words

Luna membalas ciuman Hayes dengan intensitas yang sama. Itu adalah rekonsiliasi fisik dari sebuah perang dingin. ​Tangan Hayes segera menjelajah. Ia menarik gaun Luna, mengabaikan fakta bahwa mereka berada di dalam mobil, mengabaikan risiko. Luna meraih kaus Hayes, menariknya dengan frustrasi. ​Hayes menarik diri sedikit, suaranya kasar. "Mengaku. Katakan kamu salah." ​"Aku tidak ... Mmph!" Luna membalas dengan ciuman yang lebih dalam, menolak pengakuan verbal. ​Hayes mencengkeram rahang Luna, memaksanya menatap matanya. "Katakan!" ​"Aku butuh kamu, Nnngh!" Luna mendesis, suaranya tercekat di antara bibir mereka. Itu bukan pengakuan kesalahan, melainkan pengakuan ketergantungan. ​Gairah meledak. Tangan Hayes semakin menjelajah, mengabaikan batas-batas pakaian. Luna merasakan dirinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD