(++) Kembali ke Dunia Kepalsuan

1032 Words

​"Katakan siapa yang kamu pikirkan saat kamu datang," bisik Hayes, suaranya berat. ​Luna merasakan tantangan itu. Ia merasakan kebutuhan mendalam untuk menguji batas pria yang ia takuti dan cintai ini. ​"Axel ...." Luna berbisik, mencoba untuk memunculkan reaksi Hayes. "... aku memikirkan Axel." ​Hayes berhenti bergerak sepenuhnya. Suhu ruangan seakan turun drastis. Ia menatap Luna dengan mata yang dingin dan menusuk. Rasa bersalah yang ia cari tidak muncul di mata Hayes; yang muncul adalah kemarahan yang terkendali. ​"Poin khusus. Kejujuran dan Ketaatan," desis Hayes, suaranya rendah dan mengancam. "Jangan sebut namanya di sini. Aku akan menghukummu jika kamu berbohong padaku. Katakan kebenarannya." ​Luna merasakan ketakutan baru: takut pada kemarahan Hayes. Kemarahan ini jauh lebih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD