28. Aquarium Date

2024 Words

Begitu pintu mall terbuka ke area parkiran basement, udara yang lebih dingin langsung menyambut. Suara langkah sandal dan deru mobil terdengar bercampur, namun Aruby hanya fokus pada satu hal—detak jantungnya yang tanpa alasan masuk ke mode cepat. “Kok lo gelisah gitu, sih, By?” Sandira menggoda sambil menatap Aruby dari samping. “Kayak mau ketemu cowok dari dating apps aja,” celetuknya. “Siapa yang gelisah? Nggak, ya. Biasa aja,” elaknya cepat, padahal tangannya sibuk merapikan tas, rambut, dan apa pun yang bisa dielus agar kelihatan normal. Begitu melewati satu deret mobil, Aruby melihatnya. Kairav berdiri bersandar di kap mobil hitamnya, tangan di saku celana, kemeja hitam digulung sampai siku—terlihat santai, tapi aura ‘ketua ArtBeat yang selalu cool’ itu tetap menonjol. Kepala pri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD