Bab 237

2556 Words

Pagi itu, Clara bangun lebih awal dari biasanya. Matahari baru saja menembus tirai kamarnya, cahaya hangat menyinari lantai kayu, dan Clara langsung tersenyum sambil membayangkan hari yang akan dijalaninya. Weekend kali ini mereka berdua akan pergi ke puncak, ke vila milik orang tua Alvano. Sebuah tempat yang selalu Alvano ceritakan dengan penuh antusias, dan Clara tidak sabar untuk melihatnya sendiri. Clara berjalan ke kamar mandi, menatap pantulan dirinya di cermin, memastikan rambut dan make-upnya rapi. Ia memilih dress santai berwarna pastel, cocok untuk suasana santai di puncak dan tetap membuatnya terlihat anggun. Saat mengenakan sepatu, ia memeriksa tasnya, memastikan semua kebutuhan kecil untuk perjalanan sudah siap: botol minum, kamera untuk mengabadikan pemandangan, dan jaket ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD