David bersama dengan Zalina saat ini sudah berada di rumah keluarga Livingstone. Mereka berdua masuk ke dalam rumah, sudah disambut oleh Visa. Wanita paruh baya itu memang ingin anak dan menantunya datang ke rumah. Apalagi Sada hak yang penting yang ingin mereka bicarakan. "Kalian akhirnya datang juga." Visa mempersilakan anak dan juga menantunya untuk duduk terlebih dahulu karena ada hal yang memang ingin dia bicarakan dengan serius. "Papah mana? Kok gak keliatan?" tanya David dengan heran tidak menemukan papahnya. Padahal yang menghubunginya dan menyuruhnya datang ke sini adalah papahnya. "Papah ada di kamarnya. Nanti dia akan datang ke sini," ujar Visa. David hanya mengangguk, bersama dengan Zalina yang kini ada disebelahnya. Dia sedikit agak canggung berada di tempat ini. Vi

