Zalina akhirnya sudah berada di kantor milik suaminya. Tentu saja dia belum memberikan kabar kepada suaminya kalau dia akan datang ke sini. Tetapi ketika dia akan berjalan masuk, dia melihat ada Pak Bambang yang ada di sini bersama dengan orang kepercayaan dirinya. Yaitu asistennya. "Senang bisa bertemu dengan anda, pasti mau bertemu dengan suamimu kan?" sapa Pak Bambang kepada Zalina. "Tentu saja, saya ke sini karena ingin bertemu dengan suami saya. Pak Bambang sendiri untuk apa ke sini?" tanya Zalina dengan sedikit heran. Bukannya Pak Bambang hanya bekerjasama dengan perusahaan dirinya. Lalu dia melihat Pak Bambang beserta asisten pribadinya ada di sini. Membuat dia merasa sedikit curiga saja, takut jika mereka akan menghancurkan perusahaan Livingstone juga. "Kebetulan kami sudah

