Bab 12. Ilusi Hangat

1231 Words

Pertanyaan Milea menggantung di udara, menciptakan keheningan yang cukup lama. Julian tidak langsung menjawab. Ia justru meraih handuk kecil, lalu dengan gerakan yang sangat telaten, ia mulai mengeringkan rambut Milea yang masih basah. Milea menatapnya menuntut, menunggu jawaban. Namun, bukannya penjelasan, Julian justru memberikan senyum tipis, jenis senyum yang jarang ia perlihatkan, yang membuat wajah kakunya terlihat jauh lebih manusiawi. "Menurutmu?" tanya Julian balik, suaranya rendah dan tenang. Milea berdecak kesal, ia mencoba menjauhkan kepalanya dari handuk Julian. "Aku bertanya, Kapten. Jangan balik bertanya dengan teka-teki. Jawabanmu menentukan apakah aku harus merasa spesial atau merasa hanya sekadar bahan latihan untukmu." Julian terkekeh rendah, suara tawanya terasa han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD