Bab 16. Antara Debar Dan Debu

1225 Words

Malam itu, apartemen terasa sedikit lebih hangat karena kehadiran Sisi yang memutuskan untuk menginap. Mereka baru saja selesai memesan delivery makanan dan sedang bersantai di atas karpet bulu di ruang tengah. Mereka bisa saja berkelana di kota Shanghai untuk mencari hiburan yang tak pernah mati, namun Sisi paham jika Milea sedang enggan untuk menyapa dunia luar karena dunianya sedang di belahan bumi lain tanpa kabar. Bisa dibilang Milea beruntung karena memiliki teman baik seperti Sisi yang sama-sama dari orang Indonesia, hanya saja berbeda kota. Milea, yang sejak tadi tampak murung, tiba-tiba merasakan ponsel di pangkuannya bergetar pendek. Satu notifikasi muncul. Nama "Kapten Kaku ❤️" terpampang di layar. Jantung Milea berdegup kencang. Dengan tangan sedikit gemetar, ia membuka p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD