91. Jebakan

1728 Words

Ramono membanting meja di kantornya sampai semuanya berserakan di bawah dan beberapa benda pecah berkeping-keping. "Tangkap orang sialan ini dan bawa ke tempat eksekusi bagaimanapun caranya!" Teriak Ramono murka. Anak buahnya bahkan asistennya tidak ada yang berani menegakkan kepala mereka. Semua orang menunduk dan berharap tidak akan membuat kesalahan sekecil apapun karena dia bisa saja menjadi bahan amukan Ramono. Jika hanya babak belur saja, termasuknya masih beruntung. Karena mereka sudah menyaksikkan beberapa nyawa melayang dengan sia-sia hanya demi menjadi pelampiasan kemarahan laki-laki itu. "Baik Tuan Besar, kami akan melakukannya." Romes yang menjawab karena tidak ada satupun orang yang berani menjawab ucapan Ramono. Dan jika tidak dijawab maka laki-laki itu akan semakin murka. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD