Ini lebih dari yang kubayangkan, lebih dari yang menjadi ekspektasiku, bahkan melebihi asa yang kulangitkan. Bagaimana bilangnya, ya? Aku sangat ... sangat bahagia. . . "Mami pulang!" Seketika Cely yang sedang mainan sendiri di kamarnya pun beranjak meninggalkan rumah-rumahan boneka barbie menuju sumber suara tadi berasal. Oh, benar. Maminya pulang. Cely menghambur memeluk kaki sang mami, yang lalu diraih oleh papinya. Cely lantas digendong, dicium-cium. Tas jinjing yang Mars bawa sontak dia tunda dulu sejenak demi menimang sang anak. Sebetulnya kemarin Mars pulang. Pertama, dia pulang untuk mengubur ari-ari si kembar. Kedua, dia pulang sore sesuai janjinya kepada Cely. Dan di sini, Cely tidak melihat adanya sosok-sosok adik bayi. Apakah masih di perut mami? Masih buncit soalnya wa

