93. Kehancuran Malika Dan Bakti Tandi

1018 Words

Pagi ini semua orang tampak bersemangat, tapi bukan karena laporan mingguan atau target penjualan—melainkan karena isu paling panas minggu ini. “Pak Erik datang bareng Yurika lagi pagi ini!” “Tadi aku liat mereka turun dari mobil yang sama.” “Iya, dan Pak Erik membukakan pintu untuk Yuri! Serius, seperti adegan drama Korea!” Suasana kantor berubah jadi panggung bisik-bisik dan tatapan penasaran. Mereka yang selama ini bertanya-tanya tentang kedekatan Erik dan Yuri, kini menyaksikan sendiri jawabannya. Erik turun dari mobil lebih dulu, lalu membukakan pintu untuk istrinya dengan gerakan santai namun pasti. Yurika keluar dengan senyum kaku—bukan karena tidak bahagia, tapi karena ia tahu gosip kini mulai menyebar. “Kamu baik-baik saja?” bisik Erik, membisikkan kekhawatirannya di loron

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD