78. Tidak Salah Memilihmu Sebagai Menantu

1049 Words

"Pak Bakti," ucap Erwin sembari menerima uluran tangan Bakti Tandi. Keduanya saling berjabat tangan. "Lama tidak berjumpa. Saya dengar Pak Erwin baru saja menjalani pengobatan ke luar negeri?" "Iya. Dua tahun belakangan saya memang ada diluar negeri." "Syukurlah kalau sekarang Anda sudah sehat kembali." Bakti Tandi menolehkan kepala ke belakang menatap pada sang putri. "Malika. Ini Pak Erwin. Pemilik perusahaan ini." Kedua netra Malika melebar mendengarnya. "Apa? Papa bilang apa barusan?" "Malika kamu ini!" Bakti Tandi menarik lengan Malika karena putrinya ini malah bengong seperti orang kesambet saja. "Kamu jangan malu-maluin papa. Beliau ini Pak Erwin. Pemilik perusahaan sekaligus papa dari Pak Bayu dan Pak Erik," bisik Bakti di dekat telinga sang putri. Tubuh Malika gemetaran. Mul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD