Dara memperhatikan bagaimana anak-anaknya begitu menempel pada Jedidah, masih terlihat raut tidak percaya dari Jedidah setiap kali anak-anaknya mendekat, dia cium Jedainne dan Noah bergantian seolah menuntaskan kerinduan. Sedangkan Dara? Dia hanya duduk di sofa, sambil makan camilan yang tidak disentuh oleh Jedidah, agak bingung harus bagaimana, yasudah makan semua makanan enak ini, sayang sekali Jedidah tidak memakannya. Walaupun dengan Bahasa bayi, Jedidah menangkap tujuan mereka datang kesini. Ketika pintu ruangan terbuka, Jedainne langsung berteriak, “Opaaaaaa!” dan meminta bantuan pada ayahnya untuk diturunkan. “Deeee yooo ikuttt!” ajaknya pada Noah yang belum pernah bertemu Willem. Anak itu awalnya malu-malu, sampai dia melihat Willem mengeluarkan uang, matanya langsung membulat. “

