Extra Part 6

1318 Words

Jedidah kini kebingungan. Bagaimana caranya meminta maaf pada Dara tanpa terlihat terlalu… memelas? Bukan karena gengsi, tapi karena dia tahu—kali ini dia salah. Salah karena bertindak gegabah, salah karena terlalu cemburu, padahal Charlie hanya rekan kerja, bahkan sudah bertunangan. Tapi tetap saja, ketika tahu Dara sibuk rapat hari ini, Jedidah tahu, lebih baik dia tidak mengusik dulu. Biarlah dia menebus kesalahan dengan caranya sendiri—dimulai dari menjadi ayah yang sepenuhnya hadir siang ini. Taman tebing di belakang villa itu sepi, tenang, hanya angin laut yang membelai lembut rambut anak-anak. Noah berlari kencang sambil tertawa lepas, “Yahhhh!” suaranya nyaring, seperti burung camar kecil yang baru belajar mengepak. Jedidah memasang wajah serius, pura-pura marah. “Siapa tadi yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD