Extra Part 11

1339 Words

Dara merenung, duduk diam di bibir ranjang sambil memandang Noah yang terlelap di kasur. Tubuh kecil anak itu terbaring dengan tenang, diterpa cahaya matahari sore yang lembut. Suasana itu begitu tenang, namun pikirannya justru bergejolak. Apa yang harus dia lakukan? Haruskah memberitahu Willem tentang wanita yang sedang dekat dengan dirinya, yang ternyata adalah orang yang pernah menyakitinya di masa lalu? Tapi, Dara tahu itu akan memperburuk keadaan sekarang bukanlah pilihan yang bijak. Willem sudah cukup terluka dengan kepergian Ibu Rahayu. Dara tak ingin menambah beban hatinya. Papanya begitu tulus berusaha bangkit dari kehilangan, dan Dara tidak ingin menjadi penyebab kesedihan lebih lanjut. Sambil menatap Noah yang masih terbaring dengan wajah polos, Dara berpikir betapa anaknya it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD