Rasyid menatap Keenan yang sedang berkonsentrasi mengemudi di sebelahnya, ia memegang erat amplop yang berisi hasil tes DNA Adrian dan Bagas yang dinyatakan memiliki kekerabatan dengannya. Dengan kata lain, Adrian dan Bagas adalah cucu kandungnya, itu berarti kedua bayi kembar itu adalah anak biologis Keenan. “Nadya sudah setuju, tiga minggu lagi dia akan menjalani sidang skripsi sebagai ujian dan tanda dia lulus kuliah. Lalu sambil menunggu wisudanya kami akan menikah.” Keenan tiba-tiba berujar kepada sang ayah. Mata Rasyid membulat, ia sangat senang mendengarnya. “Jadi kamu juga sudah memutuskannya? Kamu akan menikah dengan Nadya?” Rasyid ingin merasa lebih yakin. Keenan mengangguk, “Iya, itu benar, Ayah. Aku pikir sudah tidak ada alasan untuk menunda pernikahan kami. Dengan lulusny

