Keenan menatap ke arah sang ayah yang terbaring di ranjang perawatan rumah sakit, sudah dua hari dua malam ayahnya belum sadarkan diri juga. “Dokter, apakah tidak ada yang bisa kita lakukan agar ayahku bisa segera sadarkan diri?” tanya Keenan kepada seorang dokter yang baru beres mengecek kondisi Rasyid. Sang dokter menarik nafas dan menggeleng. “Ini adalah yang terbaik yang bisa kami lakukan. Apa yang dialami oleh ayah anda, dia mungkin sangat kaget dengan apa yang telah terjadi dan itu membuat kecemasannya berubah menjadi stress yang menekan dan mengakibatkan fungsi jantungnya terganggu. Dia membutuhkan istirahat dan semoga saja dalam waktu yang tidak lama lagi dia akan segera siuman,” ucap sang dokter, berusaha menjelaskan dengan bahasa yang sederhana. Padahal dia sendiri sebenarnya

