Jalan Buntu.

1085 Words

“Memangnya Pak Keenan ada kepentingan apakah dengan Nadira? Apa dia telah meminjam uang kepada Pak Keenan?” selidik Koh Robert. Keenan menggelengkan kepala, “Bukan Koh Robert. Tapi saya ada yang ingin dibicarakan dengan Nadira.” “Owh, seperti itu,” sahut Koh Robert. Keenan menoleh kepada Vanesa. “Kalau kamu, Vanesa. Apa kamu tahu di mana Nadira sekarang tinggal dan apakah kamu masih bisa menghubungi dirinya?” tanya Keenan. Vanesa mengangkat bahu dan menggeleng. “Saya pun tak tahu di mana Nadira sekarang tinggal, Pak Keenan. Terakhir saya menghubungi dia waktu sidang gugatan hak asuh kemarin saja. Selepas itu saya belum menghubungi Nadira sama sekali. Akan saya coba hubungi, siapa tahu nomor saya belum diblokir olehnya!” tukas Vanesa sambil meraih smartphonenya dari dalam saku celana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD