Saya Ayahnya

1303 Words

Ketukan pintu terdengar hingga ke dalam. Bahkan, sampai ke kamar Nayanika yang kebetulan berada di paling depan dekat pintu keluar. "Dek! Kamu lagi apa? Ada tamu kayaknya, Dek. Kakak lagi susui Nasya di kamar. Tolong bukain dulu," perintah Nayanika yang berteriak dari dalam kamarnya dan sedang duduk di sisi ranjang, sambil melakukan apa yang ia teriakkan kepada sang adik tadi. "Iya, Kak," sahut Mentari yang nampak keluar dari dapur dan mendekati pintu, lantas membuka pintu itu. "Eh, Pak dokter," ucap Mentari dan Nayanika menguping semuanya dari balik pintu kamarnya. "Selamat malam. Eum, maaf bila saya datang malam-malam begini. Karena kebetulan baru pulang dari rumah sakit. Eum, ini saya bawakan sedikit camilan untuk Nasya. Dia, baru keluar dari rumah sakit siang ini ya?" ucap Abi. "O

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD