"Papa mamam?" ucap Nasya sambil menjulurkan sendok berisi makanannya kepada Abi. Abi tersenyum tipis. "Nggak sayang. Kamu aja yang mam ya? Papa masih kenyang," ucap Abiyaksa. "Papa nda mau?" tanya Nasya. "Iya. Buat kamu ya? Perut Papa masih kenyang nih," ucap Abi sambil mengusap-usap perutnya sendiri. "Argh! Kenapa dicancel!" pekik Nayanika yang berada di dalam kamar. Abi melihat ke arah kamar dimana Nayanika yang sedang memekik tadi. Lantas melihat pula Nayanika yang keluar dari sana dengan wajah yang kusut. "Kenapa? Ada apa?" tanya Abi saat Nayanika berjalan ke arah sofa yang ada di sebelahnya dan lantas duduk di sana. "Udah capek-capek bungkus paketnya, masa dicancel gitu aja. Ngeselin banget!" gerutu Nayanika. "Kamu nggak bilang barangnya nggak bisa dicancel?" tanya Abi lagi.

