Nayanika bangun tersentak di tengah malam. Dia kucek matanya sambil perlahan bangun dari tidurnya. Mulut Nayanika seketika menganga, ketika ia melihat bukan hanya ada anaknya saja di atas ranjang ini. Melainkan dengan ayah dari anaknya ini juga. "Kapan dia pulangnya?" gumam Nayanika kebingungan. Bagaimana tidak, tidur berdua dan saat bangun malah jadi bertiga. Nayanika mendadak kaku dan tidak tahu harus apa. Mau membangunkan anaknya tidak tega. Apa lagi, dengan laki-laki yang kelihatannya lelah sekali itu sampai-sampai ia mendengar suara dengkuran pelan. Lantas bagaimana ini jadinya? Masa menginap di sini? Tidur bertiga lagi. Tanpa status. Tapi ya memang sudah punya anak bersama juga mereka ini. Tidak tega untuk membangunkan keduanya. Nayanika malah diam sambil memandangi ayah yang sed

