Nayanika diam terpaku, saat melihat pria yang di sana itu mulai mendekat dan mendatangi dirinya. Ia siap, untuk membuat laki-laki ini kapok, bila niat kedatangannya hanya untuk merebut Nasya darinya. "Boleh kita bicara sebentar?" pinta lelaki, yang paling Nayanika hindari beberapa bulan terakhir ini dan sudah bersembunyi bagaimana pun juga, akhirnya pasti ketemu seperti yang terjadi hari ini. "Mau bicara apa??" tanya Nayanika dengan nada menantang. "Tentang kita dan juga Nasya," jawabnya dan Nayanika pun langsung tersenyum miring. "Ini udah malam, Mas. Apa nggak keterlaluan bertamu malam-malam begini?" ucap Nayanika. "Iya memang. Mungkin saya memang orang yang paling tidak tahu waktu. Tapi saya hanya ingin bicara sebentar saja dengan kamu." Nayanika menghela nafas dan berpikir dulu.

