Fira tampak tertidur pulas dalam dekapan Brata, usai mereka berdua mandi dan mencicipi sepotong cake red velvet yang menyambut kedatangan mereka berdua. Brata sejak tadi menikmati memeluk dan mengusap punggung Fira, rasanya enggan untuk turut memejamkan netranya, rasa bahagianya masih ingin menikmati perdana memiliki Fira secara halal, ditambah akan kehadiran calon kedua buah hati yang ada di rahim Fira. “Aku sangat bahagia, Sayang," gumam Brata menatap teduh Fira yang semakin nyaman tidur dalam pelukannya, lalu mengecup kening istrinya. Setengah jam kemudian, matahari mulai turun, langit biru mulai terlihat nuansa oranye bertanda senja tiba menyambut gelapnya malam. Sayup-sayup telinga Fira mendengar orang bersenandung, tidurnya pun terusik karena suara merdu yang enak di dengar, perlah

