Rakha's PoV Kata-kata yang keluar dari mulutnya Ayu tadi masih terngiang di benakku. Siapa juga yang berniat menghilangkan nyawanya? Kehilangan Ella karenanya, bukan berarti aku berniat membunuhnya. Pikiranku tak sependek itu, tak mau nama baik keluargaku tercoreng. Aku hanya memberinya pelajaran dan membalas rasa sakit hatiku yang dulu, akan tetapi sedikit pun tak terpikir untuk membuatnya berada di alam yang sama dengan Ella. "Pak??" Aku tersentak, menyadari sekretarisku yang tengah menatapku dengan tatapan bertanya. Aku saat ini tengah memegang lembaran kertas perjanjian kerja sama dengan client. Namun, aku malah tak fokus. Dari tadi sepanjang perjalanan hingga tiba di kantor, bayangan Ayu memenuhi benakku. Fokusku terganggu dari tadi. Menyebalkan sekali. "Gimana menurut, Bapak?"

