Bab 55 Selamat Tinggal Ardito

714 Words

Aku berjalan menyusuri jalan mencari tempat di mana Ardito berada. Sial, aku kira dia sudah melupakan Polisa. Kenapa malah main mesra seperti itu? Sungguh membuatku merasa sangat kesal. "Aduh, maaf yah Bu," Tidak sengaja aku menabrak seorang wanita paruh baya yang seumuran dengan ibunya Ardito. Dengan rasa bersalah, akhirnya aku membantu ibu itu untuk membereskan barang-barangnya. "Maaf yah Bu." "Iya tidak apa-apa, makasih sudah membantu membereskan." Aku menanggapinya dengan senyuman. Sepertinya orang ini sangat baik padaku. Dia juga terlihat begitu sangat sopan. "Oh yah, nama kamu siapa, Nak? Kenalkan, namaku Hilya." "Namaku Amira, Bu." Aku tersenyum ramah pada ibu itu, kemudian aku teringat kalau sekarang aku sedang mencari kebenaran Ardito yang tadi bersama dengan si Polisa. Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD