Bab 47 Ardito Jadi Perhatian

920 Words

Ardito sungguh menyebalkan sekali, masa dia bilang kalau aku cemburu padanya. Aku kan hanya tidak ingin Radika dekat dengan si Popey pelaut itu. Menyusulnya masuk kedalam sebuah kamar yang terlihat begitu sangat luas sekali. Arditosudah membaringkan dirinya pada kasur empuknya. "Aku masih menggunakan baju kantor," "Kamu mau mandi dulu?" "Tapi aku gak bawa baju ganti." Salahkan Ardito yang membawaku kesebuah vila ini tadi, bahkan aku gak tau kalau dia akan membawaku ketempat ini. Mana aku gak bawa baju lagi. Badanku terasa begitu gerah dan kalau aku tidur pasti nanti tidak akan merasa nyaman. "Di dalam kamar mandi ada baju ganti khusus untukmu. Jika kamu mau membersihkan diri silahkan." Tanpa menunggu lebih lama lagi, akhirnya aku masuk kedalam kamar mandi yang begitu sangat indah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD