KELAPANGAN HATI MENERIMA PILIHAN

1015 Words

"Menurutmu apa kita izinkan saja Yudha dengan pilihannya?" Kalimat itu terlontar dari Alisha selepas kedua anaknya berangkat ke rumah Yudha. Sementara itu, Fabian tampak menghela napas dengan berat, ia tahu bahwa itu sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, terlebih untuk saat ini. Lelaki itu betul-betul tak bisa merespons pertanyaan sang istri, ia hanya terdiam seraya menggelengkan kepalanya pada Alisha tanda tak memiliki jawaban. Alisha mencoba memosisikan diri dan memahami sudut pandang Yudha, ia pun paham mengapa sang anak mengambil keputusan tersebut. Dirinya juga yakin bukan tanpa alasan anak lelakinya itu memilih pilihannya itu, ia juga pasti sudah memikirkan hal tersebut dengan matang. Pada awalnya Alisha pun tak menerima pilihan Yudha tersebut, ia menilai bahwa putranya p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD