Sesama Sendok Emas.

1144 Words

“Bagaimana dengan pekerjaanmu, Eiji?” tanya Raiden. Alexa tertegun, perasaannya mulai tidak enak dengan suasana yang ada, sepertinya dia bisa menebak arah pembicaraan ini. Eiji tersenyum sebentar sebelum menjawab. “Saya hanya masih terpaku menjadi kepala koki di beberapa restoran saja, Tuan, tidak ada yang spesial!” ucapnya merendah. Sekar mengerling padanya. “Bagaimana dengan beberapa restoran yang menjadi milikmu itu? Tersebar di beberapa daerah di Tokyo dan juga ada yang di luar negeri,” katanya dengan nada seolah membanggakan calon menantunya itu di hadapan Alexa. Alexa punya diam mendengarkan, sudah pasti Sekar ingin menunjukkan apa saja yang dimiliki oleh Eiji dan juga prestasi yang sudah dicapai oleh pemuda itu. Eiji pun tampak tersenyum saja dengan pipi memerah. Sesaat R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD