Darren bergegas keluar mengikuti mahasiswa itu, dia melihat yang lain juga tampak riuh dan berbondong-bondong lari menuju suatu tempat. Mahasiswa itu mengajaknya ke ruangan yang merupakan gudang belakang kampus, di sana sudah banyak mahasiswa dan para dosen yang berkerumun. Sebagian besar dari mereka berusaha untuk mengabadikan sesuatu yang terjadi di dalam sana. “Minggir kalian semua!” teriak Darren, seketika kerumunan itu tersibak dan menoleh kepadanya. Nampak wajah-wajah yang waktu itu ikut bergabung bersama dia dan Amber di cafe itu, yang mana mereka menatapnya dengan sorot mata yang sama, penuh rasa putus asa dan ketakutan. Amber berada diantaranya, gadis itu menangis di pelukan temannya. Darren berjalan masuk ke dalam gudang, dia pun seketika dibuat terkejut bukan kepalang melihat

